Tujuh Ciri-Ciri Masjid Wahabi, Awasi!* Wahabi selalu berlindung di balik kata "sunnah" untuk menyebarkan ideologinya. Istilah "salaf" atau "manhaj salaf", "kembali pada Al-Qur'an dan sunnah", "hijrah", hingga istilah "ittiba" juga distempel Wahabi agar masyarakat mengira bahwa apa yang Wahabi sebarkan sesuai dengan sunnah Rasulullah. Bag aku niat shalat sunnah wudhu 2 rakaat karena Allah" 2. Shalat Tahiyatul Masjid, shalat sunnah 2rakaat yg dikrjkan ketika masuk masjid, sblm duduk utk menghormati masjid. Rasulullah bersabda: "Apabila seseorg diantara kamu msk masjid, maka jgnlah hendak duduk sblm shalat 2rakaat lbh dahulu" (H.R.Bukhari&Muslim). Niatnya : CiriIsim Ma'rifah: Untuk mengetahui bahwa suatu kata adalah isim ma'rifah yaitu jika: 1 sehingga menjadi satu arti, yaitu masjid yang ada di Mekkah yang di dalamnya ada Ka'bah. Jadi, kata yang dalam keadaan idhafat adalah termasuk kelompok isim ma'rifah, seperti kata-kata : Sunnah (1) Arsip blog 2012 (31) Desember (31) Analisis ciriciri anak sholeh sholehah dalam islam. Anak Sholeh Itu Sangat Taat Kepada ALLAH & Orang Tuannya. dan Selalu Berdoa Untuknya. Bicara Dengan Baik Tidak Menatapnya (QS 17:23-24). karena menatap mata secara langsung adalah tindakan yang kurang sopan. ketika berbicara pada orang tua. anak seyogyanya ketika berbicara ia harus menundukan kepala Telahmenceritakan kepada kami Abu Kamil Fudlail bin Husain Al Jahdari Telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid bin Ziyad Telah menceritak MasjidSultan Suriansyah didirikan di lahan seluas 30 x 25 meter dengan ukuran panjang bangunan 15,50 meter, lebar 15,70 meter, dan tinggi 10 meter. Masjid ini dibangun dengan gaya arsitektur khas Banjar, yakni berupa konstruksi rumah panggung berbahan dasar kayu ulin dan beratap tumpang tiga dengan hiasan mustaka pada bagian atapnya. An-Nisa': 142) . Jika orang munafik pergi ke masjid atau surau, dia menyeret kakinya seakan-akan terbelenggu rantai. Oleh kerana itu, ketika sampai di dalam masjid atau surau dia memilih duduk di shaf yang paling akhir. Dia tidak mengetahui apa yang dibaca imam dalam sholat, apalagi untuk menyimak dan menghayatinya. Demikianpula ketika ada seorang 'alim mengaji ayat-ayat Allah, ia akan senang mendengarnya. Menguraikan Al-Quran dan As-Sunnah, ia akan betah mendengarkannya. 3. Bertawakkal hanya kepada Allah. Orang yang beriman akan menyandarkan segala urusannya hanya kepada Allah, bukan kepada benda, gunung, cincin, keris, atau yang lain. IdulAdha 2022 Ciri-ciri Hewan yang Tidak Boleh Dikurbankan saat Idul Adha, Simak Penjelasan Ustaz Adi Hidayat Berkurban hewan saat Idul Adha 2022, menjadi ibadah sunnah yang bisa dilakukan oleh umat muslim yang mampu. CiriKhas Masjid NU. 18 Desember 2021 Juru Tulis. Oleh Kiai Ma'ruf Khozin. Ketua Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur. Di Surabaya kawasan Rungkut ada jamaah Majelis Shalawat bernama Paseban Agung yang dibina oleh Kiai Mukarram. Jamaahnya ribuan. Namun selama masa pandemi ini tidak beraktivitas, hanya saja Ngaji Ahad pagi baru dimulai hari ini PNOrpcQ. ๏ปฟloading...Salah satu ciri ahlus sunnah wal jamaah dapat diketahui dari akidah mereka yang seimbang dalam penggunaan dalil Aqli dan dalil Naqli. Foto/dok Ada tiga ciri utama ajaran Ahlus Sunnah wal Jamaah atau dikenal dengan istilah Aswaja yang patut kita ketahui. Tanda mereka dapat dikenali dari prinsip dan akhlak yang tiga cirinya dijelaskan oleh Al-Habib Quraisy Baharun pengasuh Ponpes As-Shidqu Kuingan dalam satu At-tawassuth atau Sikap Tengah-tengahArtinya selalu bersikap pertengahan, tidak ekstrem kiri ataupun ekstrim kanan. Sebagaimana hal ini dijelaskan dalam firman AllahูˆูŽูƒูŽุฐูŽู„ููƒูŽ ุฌูŽุนูŽู„ู’ู†ูŽุงูƒูู…ู’ ุฃูู…ู‘ูŽุฉู‹ ูˆูŽุณูŽุทุงู‹ ู„ู‘ูุชูŽูƒููˆู†ููˆุงู’ ุดูู‡ูŽุฏูŽุงุก ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ูˆูŽูŠูŽูƒููˆู†ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุณููˆู„ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุดูŽู‡ููŠุฏุงู‹"Dan demikianlah kami jadikan kamu sekalian umat Islam umat pertengahan adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi ukuran penilaian atas sikap dan perbuatan manusia umumnya dan supaya Allah menjadi saksi ukuran penilaian atas sikap dan perbuatan kamu sekalian. QS Al-Baqarah 1432. At-tawazun atau Seimbang Dalam Segala HalTerrnasuk dalam penggunaan dalil 'aqli dalil yang bersumber dari akal pikiran rasional dan dalil naqli bersumber dari Al-Qurโ€™an dan Hadis. Berikut firman-Nya ู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽุฑู’ุณูŽู„ู’ู†ูŽุง ุฑูุณูู„ูŽู†ูŽุง ุจูุงู„ู’ุจูŽูŠู‘ูู†ูŽุงุชู ูˆูŽุฃูŽู†ุฒูŽู„ู’ู†ูŽุง ู…ูŽุนูŽู‡ูู…ู ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ููŠุฒูŽุงู†ูŽ ู„ููŠูŽู‚ููˆู…ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุจูุงู„ู’ู‚ูุณู’ุทู"Sunguh kami telah mengutus Rasul-rasul kami dengan membawa bukti kebenaran yang nyata dan telah kami turunkan bersama mereka al-Kitab dan neraca penimbang keadilan supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. QS Al-Hadid 253. Al-i'tidal atau Tegak Lurus Dalam Al-Qur'an Allah berfirmanูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุงู’ ูƒููˆู†ููˆุงู’ ู‚ูŽูˆู‘ูŽุงู…ููŠู†ูŽ ู„ูู„ู‘ู‡ู ุดูู‡ูŽุฏูŽุงุก ุจูุงู„ู’ู‚ูุณู’ุทู ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽุฌู’ุฑูู…ูŽู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุดูŽู†ูŽุขู†ู ู‚ูŽูˆู’ู…ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู„ุงู‘ูŽ ุชูŽุนู’ุฏูู„ููˆุงู’ ุงุนู’ุฏูู„ููˆุงู’ ู‡ููˆูŽ ุฃูŽู‚ู’ุฑูŽุจู ู„ูู„ุชู‘ูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ูˆูŽุงุชู‘ูŽู‚ููˆุงู’ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ุฎูŽุจููŠุฑูŒ ุจูู…ูŽุง ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ"Wahai orang-orang yang beriman hendaklah kamu sekalian menjadi orang-orang yang tegak membela kebenaran karena Allah menjadi saksi pengukur kebenaran yang adil. Dan janganlah kebencian kamu pada suatu kaum menjadikan kamu berlaku tidak adil. Berbuat adillah karena keadilan itu lebih mendekatkan pada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, karena sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. QS Al-Maidah 8Selain ketiga prinsip ini, golongan Ahlus Sunnah wal Jamaah juga mengamalkan sikap tasamuh atau toleransi. Yakni menghargai perbedaan serta menghormati orang yang memiliki prinsip hidup yang tidak sama. Namun, bukan berarti mengakui atau membenarkan keyakinan yang berbeda tersebut dalam meneguhkan apa yang diyakini. Firman AllahููŽู‚ููˆู„ูŽุง ู„ูŽู‡ู ู‚ูŽูˆู’ู„ุงู‹ ู„ู‘ูŽูŠู‘ูู†ุงู‹ ู„ู‘ูŽุนูŽู„ู‘ูŽู‡ู ูŠูŽุชูŽุฐูŽูƒู‘ูŽุฑู ุฃูŽูˆู’ ูŠูŽุฎู’ุดูŽู‰"Maka berbicaralah kamu berdua Nabi Musa dan Nabi Harun kepadanya Fir'aun dengan kata-kata yang lemah lembut dan mudah-mudahan ia ingat dan takut. QS. Thaha 44Ayat ini berbicara tentang perintah Allah kepada Nabi Musa dan Nabi Harun agar berkata dan bersikap baik kepada Fir'aun. [Al-Hafizh Ibnu Katsir 701-774 H/1302-1373 M] Ketika menjabarkan ayat ini mengatakan, "Sesungguhnya dakwah Nabi Musa dan Nabi Harun kepada Fir'aun adalah menggunakan perkataan yang penuh belas kasih, lembut, mudah dan ramah. Hal itu dilakukan supaya lebih menyentuh hati, lebih dapat diterima dan lebih berfaedah". Tafsir al-Qur'anil 'Azhim, juz III hal 206.Prinsip-prinsip ini dapat terwujudkan dalam beberapa hal sebagai berikut 1. Akidah - Keseimbangan dalam penggunaan dalil 'aqli dan dalil naqli. - Memurnikan akidah dari pengaruh luar Islam. - Tidak gampang menilai salah atau menjatuhkan vonis syirik, bid'ah apalagi Syari'at- Berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Hadis dengan menggunanakan metode yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. - Akal baru dapat digunakan pada masalah yang yang tidak ada nash yang jelas sharih/qotht'i. - Dapat menerima perbedaan pendapat dalam menilai masalah yang memiliki dalil yang multi-interpretatif zhanni.3. Tashawuf/Akhlak- Tidak mencegah, bahkan menganjurkan usaha memperdalam penghayatan ajaran Islam, selama menggunakan cara-cara yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum Islam. - Mencegah sikap berlebihan ghuluw dalam menilai sesuatu. - Berpedoman kepada Akhlak yang luhur. Misalnya sikap syaja'ah atau berani antara penakut dan ngawur atau sembrono, sikap tawadhu' antara sombong dan rendah diri dan sikap dermawan antara kikir dan boros. Baca Juga rhs